Selisih laba (rugi) antara direct costing dengan full costing adalah sebesar
Pembahasan
## Pembahasan
Selisih laba (rugi) antara direct costing dengan full costing adalah sebesar biaya tetap produksi per unit dikalikan selisih antara persediaan awal dengan persediaan akhir (opt1).
## Derivasi Formula
| Metode | Perlakuan Biaya Tetap Produksi |
|--------|-------------------------------|
| Full Costing (Absorption) | Biaya tetap produksi masuk ke persediaan |
| Direct/Variable Costing | Biaya tetap produksi langsung jadi beban perioda |
Selisih Laba = Biaya Tetap Produksi per unit × (Sediaan Awal − Sediaan Akhir)
## Aturan
| Kondisi | Hasil |
|---------|-------|
| SA > SE (persediaan berkurang) | Laba Full Costing < Laba Direct Costing |
| SA < SE (persediaan bertambah) | Laba Full Costing > Laba Direct Costing |
| SA = SE (persediaan tetap) | Laba Full Costing = Laba Direct Costing |
## Logika
Jika persediaan bertambah (SA < SE), full costing "menunda" biaya tetap di persediaan, sehingga beban lebih sedikit dan laba lebih tinggi dibanding direct costing.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Harga Pokok Produksi (HPP) di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →