<p>PT. Kali Untung memiliki sejumlah divisi termasuk di antaranya adalah Divisi Matras dan Divisi Furnitur. Divisi matras membuat berbagai macam jenis dan ukuran matras sedangkan Divisi furnitur membuat berbagai macam perabotan. Di antara berbagai macam perabotan yang dibuat oleh Divisi Furnitur ada yang menggunakan matras. Setiap bulan Divisi Furnitur membutuhkan 8.000 unit matras. Saat ini Divisi Furnitur selalu membeli dari pihak luar dengan harga Rp 130.000. Manohara, manajer Divisi Furnitur mendekati Fakhri manajer Divisi Matras untuk membeli matras. Adapun kos produksi untuk satu buah matras adalah sebagai berikut.</p><table><tbody><tr><td>Bahan baku langsung</td><td>Rp 55.000</td></tr><tr><td>Buruh langsung</td><td>25.000</td></tr><tr><td>Overhead variable</td><td>12.000</td></tr><tr><td>Overhead tetap</td><td>8.000</td></tr><tr><td><b>Total kos manufaktur</b></td><td><b>Rp 100.000</b></td></tr></tbody></table><p>Kapasitas produksi Divisi Matras adalah 30.000 unit per bulan, namun saat ini Divisi Matras hanya membuat sebanyak 20.000 unit. Divisi Matras menjual matras kepada pihak luar dengan harga Rp135.000,-</p><br> Jika Divisi Matras beroperasi pada kapasitas penuh, berapakah harga jual Matras yang akan ditawarkan oleh Divisi Matras kepada Divisi Furnitur?
A. Rp135.000 ✓ Benar
B. Rp130.000
C. Rp100.000
D. Rp 92.000
Jawaban benar: A
Pembahasan
Jika beroperasi pada kapasitas penuh, Divisi Matras memiliki biaya kesempatan (opportunity cost) sebesar marjin kontribusi yang hilang dari penjualan eksternal. Harga transfer minimumnya menjadi sama dengan harga jual ke pihak luar, yaitu Rp135.000.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Konsep & Klasifikasi Biaya di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →