<p>PT. Gunarsa memulai operasi pada tanggal 1 Januari. Perusahaan menjual satu jenis produk dengan harga Rp7.000 per unit. Selama tahun berjalan, perusahaan telah memproduksi sebanyak 50.000 dan terjual 45.000 unit. Tidak ada sediaan barang dalam proses pada tanggal 31 Desember.</p><p>Biaya aktual dan biaya dianggarkan pada tahun berjalan adalah:</p><table><thead><tr><th></th><th>Biaya Tetap</th><th>Biaya Variabel</th></tr></thead><tbody><tr><td>Bahan langsung</td><td>-0-</td><td>Rp1.400 per unit produksi</td></tr><tr><td>Tenaga kerja langsung</td><td>-0-</td><td>Rp1.700 per unit produksi</td></tr><tr><td>Overhead pabrik</td><td>Rp80.000.000</td><td>Rp600 per unit produksi</td></tr><tr><td>Penjualan dan administrasi</td><td>Rp35.000.000</td><td>Rp500 per unit terjual</td></tr></tbody></table> maka nilai sediaan akhir barang jadi di bawah absorption costing adalah ....
A. Rp18.500.000
B. Rp23.500.000
C. Rp26.500.000 ✓ Benar
D. Rp21.000.000
Jawaban benar: C
Pembahasan
Sediaan Akhir (Absorption) = (Unit Produksi - Unit Terjual) x Biaya Absorption per Unit = (50.000 - 45.000) x Rp5.300 = Rp26.500.000.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Konsep & Klasifikasi Biaya di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →