Gunakan data berikut untuk menjawab soal pertanyaan nomor 3 dan nomor 4. Misalkan pada tanggal 1 Juli 2017 Saln Shasuke membeli sediaan barang dagang berupa shampoo dengan harga total Rp 500.000,- Kemudian, ditanggal 17 Juli 2017, sebagian sediaan barang dagang shampoo tersebut telah terjual dengan harga jual Rp 700.000,- dan dengan kos produk terjual sebesar Rp 380.000. Dengan demikian, per tanggal 17 Juli 2017 terdapat sisa barang dagang sebesar Rp 120.000,-. Selanjutnya, seminggu kemudian tanggal 24 Juli 2017, dari sisa barang dagang sebesar Rp 120.000,- tersebut sebanyak Rp 45.000,- rusak terkena rendaman banjir. Nilai sediaan barang dagang yang baru dibeli pada tanggal 1 Juli 2017 yakni sebesar Rp 500.000,- akan dicatat sebagai ….. dan akan muncul dilaporan keuangan ….
Pembahasan
## Pembahasan
Sediaan barang dagang yang baru dibeli pada tanggal 1 Juli 2017 sebesar Rp 500.000 akan dicatat sebagai Aset berupa sediaan barang dagang dan akan muncul di Laporan Posisi Keuangan (Neraca).
## Penjelasan
Berdasarkan prinsip akuntansi biaya historis (historical cost) dan konsep matching principle:
| Kondisi | Perlakuan Akuntansi | Laporan |
|---------|---------------------|---------|
| Sediaan dibeli (belum terjual) | Aset — Sediaan Barang Dagang | Laporan Posisi Keuangan ✅ |
| Sediaan terjual | Beban — Kos Produk Terjual (HPP) | Laporan Laba Rugi |
| Sediaan rusak/hilang | Rugi — di luar usaha | Laporan Laba Rugi |
## Alur Pengakuan Sediaan
1. Dibeli (1 Juli): Aset → Laporan Posisi Keuangan (Rp 500.000)
2. Terjual (17 Juli): Dipindah ke HPP → Laporan Laba Rugi (Rp 380.000)
3. Sisa tidak terjual (17 Juli): Tetap sebagai Aset → Rp 120.000
4. Rusak banjir (24 Juli): Rugi di luar usaha → Laporan Laba Rugi (Rp 45.000)
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Konsep & Klasifikasi Biaya di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →