Dalam hal memilih mesin produksi, seorang investor sebaiknya tidak memilih mesin hanya karena pertimbangan harga beli mesin tersebut lebih rendah daripada yang lain. Mengapa demikian?
Pembahasan
## Pembahasan
Konsep: Pemilihan Investasi Mesin Produksi
Seorang investor tidak seharusnya memilih mesin hanya berdasarkan harga beli yang lebih rendah karena keputusan investasi yang baik harus mempertimbangkan nilai total atas umur ekonomis aset, bukan hanya harga perolehan awal.
Penjelasan setiap opsi:
- A: Umur ekonomis mesin berbeda-beda → Mesin yang lebih murah bisa memiliki umur pakai lebih pendek, sehingga total biaya penggantian lebih tinggi dalam jangka panjang.
- B: Cash flow yang dihasilkan berbeda-beda → Metode NPV (Net Present Value) dan IRR mempertimbangkan semua arus kas selama umur investasi. Mesin dengan harga lebih murah belum tentu menghasilkan cash flow yang lebih baik.
- C: Harga lebih rendah berarti mutu lebih rendah → Ini merupakan simplifikasi; harga rendah tidak selalu berarti kualitas rendah.
Jawaban yang paling tepat secara teoritis adalah B — karena teknik-teknik penganggaran modal (capital budgeting) seperti NPV, IRR, dan Payback Period mempertimbangkan keseluruhan arus kas yang dihasilkan mesin selama umur ekonomisnya, bukan hanya harga belinya.
Catatan: Soal ini tidak memiliki kunci jawaban yang ditetapkan dalam sistem.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Keputusan Manajemen di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →