Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Urbanisasi masif di kota-kota besar Indonesia telah mendorong konversi lahan hijau menjadi area komersial dan residensial. Akibatnya, daerah resapan air semakin berkurang drastis sehingga mengganggu sistem drainase alami. Di sisi lain, peningkatan populasi dan aktivitas industri di perkotaan secara signifikan meningkatkan volume limbah domestik serta emisi karbon. Fenomena seperti banjir tahunan yang semakin parah dan penurunan kualitas udara kini menjadi isu rutin yang sulit untuk dihindari di wilayah urban. Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan isi paragraf tersebut adalah...

A. Berkurangnya daerah resapan air merupakan satu-satunya penyebab utama banjir di kota besar.
B. Peningkatan aktivitas industri menjadi faktor dominan dalam masalah lingkungan perkotaan.
C. Pemerintah harus segera menghentikan laju urbanisasi untuk menyelamatkan lingkungan kota.
D. Penurunan kualitas udara dan banjir tahunan adalah dua masalah yang tidak saling berhubungan.

Pembahasan

Opsi E merupakan kesimpulan yang paling tepat. "Pertumbuhan kota yang tidak terkendali" secara efektif merangkum "urbanisasi masif" kemudian "masalah lingkungan yang bersifat multidimensional" secara baik menggabungkan kedua cabang masalah yang dipaparkan yaitu masalah terkait air/ tanah seperti banjir dan masalah terkait udara/ limbah. Jawaban: E

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →