Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Sila pertama Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa", menjadi dasar negara dalam mengatur kehidupan beragama di Indonesia. Dalam konteks negara yang plural secara agama dan keyakinan, makna paling tepat dari sila ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah...

A. Negara wajib menyusun peraturan perundang-undangan yang bersumber dari ajaran agama tertentu.
B. Setiap warga negara harus menunjukkan pengamalan ajaran agamanya dalam kehidupan publik.
C. Negara menjadikan agama sebagai dasar mutlak dalam setiap pengambilan keputusan politik.
D. Negara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk meyakini Tuhan dan menjalankan ajaran agamanya dengan penuh tanggung jawab. ✓ Benar
Jawaban benar: D

Pembahasan

Sila pertama Pancasila tidak memaksakan agama tertentu ataupun menyeragamkan praktik keagamaan seluruh warga negara. Sebaliknya, sila ini menjamin bahwa negara berdasar pada prinsip Ketuhanan yang menghormati keberagaman keyakinan, serta menjamin kebebasan setiap individu untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Opsi D adalah yang paling tepat karena mencerminkan semangat toleransi beragama dan perlindungan hak asasi manusia dalam bingkai Pancasila. Negara hadir bukan untuk mengatur keyakinan secara dogmatis, tetapi untuk menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan secara adil dan bertanggung jawab. Opsi A dan C cenderung eksklusif karena menempatkan ajaran agama tertentu sebagai sumber tunggal dalam peraturan atau kebijakan negara, yang bertentangan dengan prinsip pluralisme agama di Indonesia. Opsi B dan E terlihat positif, namun terlalu menekankan pada aspek formal dan simbolik, tanpa mencerminkan jaminan kebebasan beragama yang menjadi inti sila pertama. Maka, jawaban yang paling sesuai dengan prinsip dasar negara adalah opsi D. Jawaban: D

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →