Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Seorang terpidana kasus korupsi besar dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan. Dalam konteks prinsip negara hukum dan perlindungan hak asasi manusia, penerapan hukuman tersebut harus …

A. Didasarkan pada rasa keadilan masyarakat agar menimbulkan efek jera bagi pelaku lain.
B. Menjadi contoh tegas bahwa negara tidak menoleransi tindak pidana berat seperti korupsi.
C. Dijatuhi melalui proses hukum yang adil dengan bukti sah dan tetap menghormati hak dasar terpidana. ✓ Benar
D. Disesuaikan dengan tekanan publik agar putusan mencerminkan aspirasi rakyat.
Jawaban benar: C

Pembahasan

Jawaban yang tepat adalah C, karena penerapan hukuman seumur hidup wajib berlandaskan asas due process of law , yaitu melalui proses hukum yang adil, bukti yang sah, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Prinsip negara hukum menuntut bahwa keadilan tidak boleh diukur dari opini publik, citra, atau tekanan sosial, melainkan dari mekanisme hukum yang sah. Opsi A tampak benar karena menyinggung rasa keadilan masyarakat, tetapi hukum tidak boleh berdasar persepsi publik. Opsi B menegaskan sikap tegas negara, namun fokus pada efek jera, bukan legalitas proses. Opsi D jelas keliru karena menempatkan tekanan publik di atas independensi peradilan. Opsi E tampak paling menipu menyeimbangkan korban, pelaku, dan citra negara terdengar bijak dan humanis, tetapi justru keluar dari prinsip asas legalitas karena hukum tidak boleh mempertimbangkan “citra” atau opini publik dalam menjatuhkan vonis. Dengan demikian, C paling tepat karena mencerminkan penerapan hukum yang objektif, adil, dan konstitusional. Jawaban: C.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →