Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Sarekat Dagang Islam (SDI) berdiri untuk memperkuat kedudukan pedagang pribumi melalui persatuan. Dalam konteks sekarang, semangat yang paling tepat diwujudkan dengan…

A. Membeli produk lokal secara konsisten agar usaha kecil tetap berkembang
B. Membentuk koperasi atau komunitas usaha bersama demi memperkuat ekonomi masyarakat ✓ Benar
C. Mempromosikan produk lokal agar mendapat tempat yang lebih baik di pasar nasional
D. Mengadakan bazar untuk mendukung produk lokal bersama-sama.
Jawaban benar: B

Pembahasan

Sarekat Dagang Islam (SDI) berdiri dengan tujuan utama memperkuat kedudukan pedagang pribumi melalui persatuan dan kerja sama ekonomi, sehingga relevansi semangatnya di masa kini adalah membangun kekuatan kolektif agar usaha masyarakat lebih berdaya saing. Opsi B adalah yang paling tepat karena membentuk koperasi atau komunitas usaha bersama langsung mencerminkan semangat SDI, yaitu mengonsolidasikan kekuatan ekonomi rakyat secara kolektif agar tidak mudah tersisih oleh dominasi pasar besar. Koperasi atau komunitas usaha bukan hanya sarana ekonomi, tetapi juga wadah kebersamaan yang sejalan dengan prinsip SDI dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi bangsa. Opsi A juga baik karena membeli produk lokal konsisten akan membantu keberlangsungan usaha kecil, tetapi sifatnya individual sehingga dampaknya tidak sebesar usaha kolektif. Opsi C relevan karena promosi produk lokal dapat meningkatkan posisi di pasar nasional, namun lebih berfokus pada pemasaran, bukan penguatan struktur ekonomi masyarakat. Opsi D positif karena bazar atau kegiatan bersama dapat mendukung produk lokal, tetapi sifatnya temporer dan tidak menciptakan kekuatan jangka panjang. Opsi E penting karena pelatihan kewirausahaan membantu pelaku usaha kecil lebih kompetitif, namun sifatnya masih parsial dan bergantung pada kapasitas individu, bukan membangun kekuatan kolektif sebagaimana semangat SDI. Jawaban: B

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →