Salah satu bentuk upaya bela negara yang diambil oleh Indonesia pada masa awal kemerdekaan adalah bergabung dalam Gerakan Non-Blok. Mengapa Indonesia memilih untuk bergabung dengan negara-negara Non-Blok?
Pembahasan
Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia memilih bergabung dalam Gerakan Non-Blok untuk menjaga netralitas dan kedaulatannya di tengah ketegangan global antara Blok Barat (Amerika Serikat dan sekutunya) dan Blok Timur (Uni Soviet dan sekutunya) selama Perang Dingin. Gerakan Non-Blok memungkinkan Indonesia menghindari keterlibatan dalam konflik ideologis tersebut, serta menjaga kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif, sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut negara. Opsi A mengenai memperkuat hubungan diplomatik dengan negara-negara berideologi berbeda adalah aspek yang mungkin terjadi, tetapi alasan utama adalah menjaga kedaulatan dan netralitas. Opsi B tentang promosi perdamaian global juga benar, namun lebih merupakan tujuan jangka panjang, bukan alasan utama bergabungnya Indonesia dalam Non-Blok. Opsi C memang relevan dengan kebijakan bebas aktif, namun konteks utamanya adalah untuk tidak terlibat dalam konflik blok besar. Opsi E mengacu pada hubungan ekonomi, namun alasan Non-Blok lebih berfokus pada aspek politik dan kedaulatan. Jawaban: D
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →