Pemerintah membuka impor bahan baku industri untuk menjaga kelancaran produksi dalam negeri. Dalam konteks nasionalisme ekonomi, sikap yang paling tepat terhadap kebijakan tersebut adalah …
Pembahasan
Dalam konteks nasionalisme ekonomi, impor bahan baku tidak dipandang semata-mata sebagai ancaman, tetapi sebagai langkah strategis yang diperlukan ketika industri nasional belum mampu memenuhi kebutuhan produksinya secara mandiri. Sikap yang paling tepat adalah mendukung impor secara selektif dan terukur, selama tujuannya untuk menjaga kelancaran produksi dalam negeri serta memperkuat daya saing nasional. Karena itu, opsi E merupakan pilihan paling tepat, sebab menggambarkan pandangan yang realistis: impor diperlukan untuk menjaga stabilitas industri, namun tetap diarahkan untuk memperkuat kapasitas nasional. Opsi A terlalu reaktif karena hanya menyoroti dampak pada semangat penggunaan produk lokal tanpa mempertimbangkan kebutuhan industri. Opsi B menekankan keterbukaan ekonomi secara penuh, tetapi tidak mempertimbangkan perlindungan kepentingan nasional. Opsi C bersifat ekstrem karena menolak impor sama sekali, padahal kondisi industri nasional mungkin belum siap. Opsi D juga kurang tepat karena mengabaikan dampak impor terhadap industri lokal. Dengan demikian, hanya opsi E yang mencerminkan nasionalisme ekonomi yang rasional dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Jawaban: E.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →