Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil dan efektif di dunia untuk mencegah kecacatan dan kematian.Perbaikan ejaan yang salah dalam kalimat tersebut adalah ...
Pembahasan
Dalam kalimat tersebut, penggunaan tanda koma setelah kata“luas”tidak diperlukan. Kalimat tersebut merupakan kalimat sederhana yang menghubungkan frasa “Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas” langsung dengan frasa berikutnya tanpa jeda. Penggunaan tanda koma di sini tidak tepat karena membuat kalimat terputus tanpa alasan yang jelas. Penghilangan tanda koma akan membuat kalimat lebih mengalir secara alami dan sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia.Mari kita analisis setiap opsi lainnya:a. vaksin seharusnya vaksinasiKata“vaksin”sudah tepat digunakan karena merujuk pada produk atau zat yang diberikan untuk imunisasi, bukan pada prosesnya (vaksinasi).b. tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkanIni adalah perbaikan yang benar. Tanda koma setelah “luas” sebaiknya dihilangkan karena tidak ada jeda yang diperlukan antara subjek dan predikat dalam kalimat ini. Menghilangkan koma membuat kalimat lebih efektif dan sesuai kaidah penulisan.c. intervensi seharusnya interfensiKata“intervensi”sudah benar dan sesuai ejaan bahasa Indonesia. Penulisan “interfensi” adalah salah.d. di dunia seharusnya diduniaKata“di dunia”sudah benar. “Di” berfungsi sebagai kata depan yang menunjukkan tempat, sehingga penulisan terpisah sesuai kaidah yang benar.e. setelah dunia diberi tanda koma (,)Tidak diperlukan tanda koma setelah “dunia” karena kalimat sudah berakhir tanpa tambahan keterangan atau penjelasan yang memerlukan jeda.Dengan demikian, jawaban yang paling tepat adalahb, karena tanda koma setelah kata “luas” sebaiknya dihilangkan agar kalimat lebih tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Bahasa Indonesia di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →