Pada sidang kedua BPUPKI yang berlangsung pada 10-17 Juli 1945, dibahas mengenai perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Perdebatan terjadi mengenai pentingnya memasukkan nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan dalam Pancasila. Sebagian anggota menekankan bahwa hak asasi manusia harus dijamin, sementara yang lain lebih fokus pada pentingnya menjaga persatuan di tengah keragaman bangsa. Dalam situasi ini, apa yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam merumuskan Pancasila?
Pembahasan
Pilihan yang paling tepat adalah opsi C, yaitu pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai kemanusiaan dan persatuan. Dalam konteks Indonesia yang kaya akan keragaman, menjaga keseimbangan ini adalah kunci untuk menciptakan negara yang harmonis. Hak asasi manusia harus dihormati, tetapi persatuan nasional juga perlu dijaga agar bangsa tidak terpecah. Opsi lainnya kurang tepat karena beberapa alasan. Opsi A, yang hanya menekankan persatuan, berisiko mengabaikan perlindungan hak-hak individu yang merupakan bagian dari nilai kemanusiaan. Opsi B, yang berfokus pada landasan moral, memang penting, namun kurang menekankan aspek persatuan yang sangat vital dalam mempertahankan kerukunan di tengah keberagaman. Opsi D, yang menitikberatkan pada aspek ketuhanan, terlalu sempit dan mengesampingkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila. Opsi E, yang hanya berfokus pada hak-hak individu, bisa berisiko jika tidak diimbangi dengan nilai persatuan yang kuat, terutama dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia. Jawaban: C
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →