Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Munculnya paham separatisme di beberapa wilayah berpotensi mengganggu keutuhan bangsa. Sikap nasionalisme yang paling tepat untuk menghadapi kondisi tersebut adalah …

A. Mendorong pendekatan persuasif melalui dialog sosial untuk menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.
B. Menghargai perbedaan aspirasi daerah sebagai bagian dari dinamika demokrasi dalam negara.
C. Mendukung upaya penegakan hukum secara konsisten agar keamanan wilayah tetap terjaga.
D. Mengembangkan kebijakan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat setempat.

Pembahasan

Nasionalisme dalam konteks menghadapi separatisme menuntut sikap yang secara langsung menegaskan komitmen terhadap persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Separatisme tidak hanya merupakan persoalan keamanan atau kesejahteraan, tetapi juga persoalan lemahnya rasa kebangsaan dan kesadaran kolektif sebagai satu bangsa. Oleh karena itu, opsi E paling tepat karena menekankan penguatan rasa kebangsaan dan komitmen terhadap NKRI sebagai fondasi utama menjaga persatuan, yang merupakan inti nilai nasionalisme. Opsi A bernilai positif karena dialog sosial dapat meredam ketegangan, namun lebih berfungsi sebagai pendekatan pendukung, bukan inti sikap nasionalisme. Opsi B mencerminkan penghormatan terhadap demokrasi dan aspirasi daerah, tetapi tanpa penguatan komitmen kebangsaan dapat berisiko dimanfaatkan oleh paham separatis. Opsi C menekankan aspek penegakan hukum dan keamanan, yang penting namun tidak cukup jika tidak disertai penguatan kesadaran nasional. Opsi D berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan, yang dapat mengurangi potensi konflik, tetapi tidak secara langsung menjawab akar persoalan separatisme yang berkaitan dengan identitas dan loyalitas kebangsaan. Dengan demikian, sikap nasionalisme yang paling tepat adalah opsi E. Jawaban: E.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →