Koreksi terhadap pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno oleh ezim Orde Baru ditandai dengan upaya ...
Pembahasan
Pada masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto, terdapat koreksi terhadap penerapan Pancasila dan UUD 1945 yang dianggap telah melenceng pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Rezim Orde Baru mengklaim bahwa pada masa pemerintahan sebelumnya, Pancasila dan UUD 1945 tidak dijalankan dengan benar. Oleh karena itu, salah satu agenda utama Orde Baru adalah melaksanakanPancasila dan UUD 1945 secara “murni dan konsekuen”.Frasa "murni dan konsekuen" merujuk pada upaya menjalankan Pancasila dan UUD 1945 tanpa adanya penyimpangan atau interpretasi yang dianggap melenceng dari maksud aslinya, dengan berupaya menjaga keutuhan prinsip dan nilai-nilai yang terkandung dalam keduanya.Mari kita analisis setiap opsi:a. Pengaturan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945Pernyataan ini tidak spesifik menunjukkan niat Orde Baru dalam melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara “murni dan konsekuen.” Pengaturan pelaksanaan saja tidak menunjukkan upaya untuk menjaga kemurnian dan konsistensi.b. Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara teraturMeskipun pelaksanaan yang teratur adalah hal yang baik, Orde Baru menekankan pentingnya melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 dengan kemurnian dan konsistensi, bukan hanya keteraturan.c. Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara luar biasaPelaksanaan secara “luar biasa” bukanlah tujuan dari Orde Baru. Tujuannya adalah pelaksanaan yang “murni dan konsekuen,” bukan dalam bentuk tindakan yang luar biasa atau istimewa.d. Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara konstitusionalMeskipun penting untuk menjalankan pemerintahan secara konstitusional, Orde Baru secara khusus menekankan bahwa Pancasila dan UUD 1945 harus dilaksanakan sesuai dengan nilai-nilai aslinya, yang mereka sebut sebagai pelaksanaan secara “murni dan konsekuen.”e. Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuenPernyataan ini paling tepat karena menunjukkan fokus utama dari pemerintahan Orde Baru yang ingin mengembalikan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 tanpa adanya penyimpangan. “Murni” berarti sesuai dengan prinsip dasar dan “konsekuen” menunjukkan konsistensi dalam penerapannya.Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalahe, karena ini menunjukkan tujuan utama Orde Baru dalam mengoreksi pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 dengan cara yang diklaim sesuai dengan nilai-nilai aslinya, yakni “murni dan konsekuen.”
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Pilar Negara di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →