Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Konflik antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung lebih dari tiga tahun, dan hal ini memperburuk hubungan antara Blok Barat (AS dan Eropa) dengan Rusia, yang mengakibatkan ketidakstabilan kawasan. Bagaimana posisi Indonesia dalam situasi ini?

A. Berperan sebagai inisiator perdamaian antara kedua negara untuk mencapai kesejahteraan bersama.
B. Menjaga hubungan baik dengan kedua negara yang telah berlangsung lama. ✓ Benar
C. Memperkuat hubungan bilateral dengan kedua negara agar tercapai solusi damai.
D. Berupaya mendamaikan kedua negara demi terciptanya stabilitas kawasan, meskipun banyak tantangan.
Jawaban benar: B

Pembahasan

Jawaban yang tepat adalah opsi B. Posisi Indonesia dalam konflik Rusia-Ukraina mencerminkan prinsip kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam situasi konflik internasional, Indonesia biasanya berusaha menjaga keseimbangan hubungan dengan kedua pihak tanpa memihak, seperti yang ditunjukkan dalam opsi B. Indonesia tetap menjaga hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina, serta mendukung penyelesaian konflik secara damai melalui diplomasi dan dialog internasional. Opsi A kurang tepat, karena meskipun Indonesia mendukung perdamaian, namun bukan menjadi pelopor atau mediator langsung dalam konflik Rusia-Ukraina. Opsi C terkait penguatan hubungan bilateral, tetapi fokus utamanya adalah menjaga hubungan baik yang sudah ada, bukan memperkuat hubungan bilateral secara khusus dalam konteks ini. Opsi D lebih menggambarkan keinginan mendamaikan, tetapi Indonesia cenderung tidak bertindak secara langsung dalam mendamaikan konflik ini. Opsi E tidak tepat karena konflik global seperti ini dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dan politik dunia, termasuk Indonesia. Jawaban: B

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →