Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Ketika ibu kota Yogyakarta diduduki Belanda pada tahun 1948, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi untuk memastikan pemerintahan tetap berjalan. Nilai integritas yang paling menonjol dari peristiwa tersebut adalah ...

A. Tanggung jawab pemimpin dalam menjaga keutuhan negara meskipun dalam tekanan besar. ✓ Benar
B. Keberanian rakyat dalam melawan penjajah demi mempertahankan harga diri bangsa.
C. Kejujuran tokoh bangsa dalam menyampaikan kondisi negara kepada masyarakat.
D. Disiplin aparatur dalam menjalankan perintah atasan tanpa mempertimbangkan risiko politik.
Jawaban benar: A

Pembahasan

Jawaban yang paling tepat adalah A, karena pembentukan PDRI mencerminkan tanggung jawab dan integritas tinggi para pemimpin bangsa untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan Republik Indonesia secara sah. Nilai ini menunjukkan komitmen terhadap negara dan konstitusi, bukan terhadap kekuasaan atau citra semata. Opsi B menonjolkan keberanian, tapi PDRI lebih menitikberatkan pada keteguhan moral dan tanggung jawab kenegaraan. Opsi C relevan dengan kejujuran, namun bukan inti dari tindakan mempertahankan pemerintahan. Opsi D menyoroti disiplin, tetapi disiplin tanpa nilai moral tidak cukup mencerminkan integritas sejati. Opsi E tampak positif karena menyinggung kerja keras, namun orientasinya pada menjaga kekuasaan, bukan menjaga legitimasi dan tanggung jawab terhadap bangsa sehingga belum mencerminkan nilai integritas sebenarnya. Jawaban: A

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →