Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Keanggotaan MPR dari unsur daerah baik masa orde lama, orde baru, dan reformasi diakomodasi dalam UUD 1945 sebelum dan sesudah amandemen. Namun terdapat perbedaan dalam hal berikut, yaitu ...

A. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah ditunjuk dan diangkat oleh pemerintah daerah
B. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah tidak bertanggung jawab dengan kepada daerah yang diwakilinya
C. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah tidak memiliki hak untuk mengajukan Undang-Undang
D. Setelah amandemen UUD 1945 anggota MPR utusan daerah dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu ✓ Benar
Jawaban benar: D

Pembahasan

Sebelum amandemen UUD 1945, keanggotaan MPR terdiri dari DPR danutusan daerah serta golonganyang dipilih atau diangkat oleh pemerintah, bukan melalui pemilu langsung. Para utusan daerah pada masa tersebut tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan ditunjuk oleh pemerintah daerah atau oleh mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Setelah amandemen UUD 1945, perubahan signifikan terjadi dalam struktur keanggotaan MPR. Fungsi representasi daerah dalam MPR dialihkan kepadaDewan Perwakilan Daerah (DPD), yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu.Maka, perbedaan yang paling mencolok antara sebelum dan setelah amandemen adalah bahwa setelah amandemen, representasi daerah di MPR diakomodasi melalui pemilihan langsung oleh rakyat untuk anggota DPD, yang merupakan salah satu unsur keanggotaan MPR.Mari kita analisis setiap opsi:a. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah ditunjuk dan diangkat oleh pemerintah daerahPernyataan ini benar tetapi kurang tepat sebagai perbedaan utama, karena tidak semua anggota MPR dari utusan daerah selalu diangkat langsung oleh pemerintah daerah. Beberapa ditunjuk melalui mekanisme tertentu, tetapi fokus utama perubahan adalah sistem pemilihan setelah amandemen.b. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah tidak bertanggung jawab kepada daerah yang diwakilinyaPernyataan ini tidak relevan sebagai perbedaan utama antara sebelum dan sesudah amandemen. Meskipun mereka tidak secara langsung bertanggung jawab pada daerahnya, peran representatif tetap dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku saat itu.c. Sebelum amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah tidak memiliki hak untuk mengajukan Undang-UndangPernyataan ini tidak tepat karena keanggotaan MPR, termasuk utusan daerah, tidak memegang fungsi legislatif langsung untuk mengajukan undang-undang. Fungsi legislasi dipegang oleh DPR.d. Setelah amandemen UUD 1945 anggota MPR utusan daerah dipilih langsung oleh rakyat melalui pemiluPernyataan ini benar dan tepat. Setelah amandemen, perwakilan daerah dalam MPR melalui DPD yang dipilih langsung oleh rakyat. Ini adalah perbedaan utama antara keanggotaan sebelum dan sesudah amandemen.e. Setelah amandemen UUD 1945 anggota MPR dari utusan daerah memiliki kesetaraan anggota sebagai anggota MPRPernyataan ini kurang tepat. Meskipun anggota DPD memiliki kedudukan dalam MPR, perbedaan utamanya terletak pada cara pemilihannya, yaitu melalui pemilu langsung setelah amandemen.Dengan demikian, jawaban yang paling tepat adalahd, karena perbedaan utama setelah amandemen adalah bahwa keanggotaan MPR dari unsur daerah diwakili oleh anggota DPD yangdipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu, berbeda dari mekanisme penunjukan sebelumnya.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Pilar Negara di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →