Ir. Soekarno menekankan bahwa kepemimpinan harus lahir dari musyawarah yang jujur dan bertanggung jawab demi kepentingan rakyat. Sikap integritas yang paling mencerminkan nilai Sila Keempat Pancasila dalam konteks tersebut adalah …
Pembahasan
Nilai integritas yang sering diteladankan oleh Soekarno sangat erat dengan makna Sila Keempat Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Sila ini menekankan proses musyawarah yang jujur, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan sekadar hasil atau kepentingan pribadi. Opsi B menjadi pilihan paling tepat karena keberanian menyampaikan pendapat secara terbuka meskipun berbeda dengan arus utama menunjukkan integritas pribadi, kejujuran moral, serta tanggung jawab dalam proses musyawarah, sejalan dengan semangat kepemimpinan Soekarno yang menempatkan hikmat dan kebijaksanaan di atas kepentingan diri atau kelompok. Opsi A terlihat demokratis karena mengutamakan suara mayoritas, namun mengabaikan kualitas proses musyawarah yang inklusif sehingga kurang mencerminkan hikmat kebijaksanaan. Opsi C masih mempertimbangkan kepentingan pribadi, yang bertentangan dengan prinsip kerakyatan yang berintegritas. Opsi D menekankan loyalitas struktural, tetapi mengabaikan peran aktif rakyat dan wakilnya dalam musyawarah. Opsi E tampak moderat dan pragmatis, namun menyesuaikan pendapat demi kesepakatan cepat dapat mengorbankan kejujuran dan nilai kebenaran dalam proses demokratis. Jawaban: B.
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →