Indonesia memiliki tingkat keragaman budaya, suku, dan agama yang sangat tinggi. Dalam kondisi tersebut, nasionalisme tidak hanya dimaknai sebagai cinta tanah air, tetapi juga sebagai kekuatan pemersatu. Langkah paling strategis dan relevan untuk memperkuat persatuan bangsa dalam menghadapi potensi perpecahan akibat keberagaman adalah...
Pembahasan
Dalam konteks bangsa Indonesia yang sangat majemuk, menjaga persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan menghargai dan mengelola keragaman sebagai kekayaan nasional. Nasionalisme modern tidak lagi dipahami sekadar sebagai cinta tanah air secara emosional, tetapi juga sebagai kesadaran untuk hidup berdampingan dalam perbedaan. Oleh karena itu, langkah paling strategis dan relevan dalam memperkuat persatuan adalah menanamkan sikap saling menghormati antarbudaya melalui pendidikan multikultural sejak dini, sebagaimana tercantum dalam opsi C. Pendidikan multikultural mampu membentuk karakter warga negara yang toleran, inklusif, dan terbuka terhadap keragaman. Ini adalah pendekatan jangka panjang yang menyasar akar persoalan perpecahan sosial. Sementara itu, opsi A dan E tampak nasionalistik namun berbahaya karena cenderung memaksakan kesamaan dan mengabaikan identitas lokal. Opsi B mengarah pada penyeragaman budaya yang justru melemahkan keberagaman sebagai kekuatan. Opsi D menonjolkan pendekatan represif terhadap perbedaan, yang berisiko menimbulkan konflik baru dan tidak menyelesaikan persoalan secara mendasar. Maka, dari semua pilihan, opsi C adalah jawaban yang paling tepat karena mencerminkan solusi preventif, edukatif, dan berkelanjutan. Jawaban: C
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →