Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Di lingkungan yang multikultural sering terdengar perbincangan yang diwarnai logat khas daerah masing-masing. Pemaknaan atas peristiwa tersebut dalam kerangka bhineka tunggal ika adalah ...

A. Tiap-tiap budaya memiliki kekayaan berbahasa yang diapresiasi
B. Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahami ✓ Benar
C. Perlu logat bahasa standar agar Indonesia menjadi satu aksi berbahasa
D. Perbincangan yang menjadi cerminan multikultural tersebut bisa menjadi aset nasional
Jawaban benar: B

Pembahasan

Soal ini menanyakan tentang pemaknaan penggunaan logat khas daerah dalam percakapan di lingkungan multikultural dalam kerangkaBhinneka Tunggal Ika, yang berarti"Berbeda-beda tetapi tetap satu."Konsep ini mencerminkan sikap menghargai perbedaan dalam kesatuan, termasuk dalam hal budaya dan bahasa.Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:Tiap-tiap budaya memiliki kekayaan berbahasa yang diapresiasiIni adalah jawaban yang baik karena menunjukkan bahwa perbedaan logat bahasa merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang harus dihargai. Mengapresiasi logat bahasa yang berbeda mencerminkan sikap menghargai keberagaman budaya dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika.Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahamiIni adalah jawaban yang paling tepat. Logat khas daerah merupakan bentuk kekayaan budaya yang memungkinkan orang dari latar belakang berbeda untuk saling mengenal dan memahami. Sikap saling memahami ini adalah inti dari Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan tidak dilihat sebagai penghalang, tetapi sebagai sesuatu yang dapat memperkaya interaksi antarindividu.Perlu logat bahasa standar agar Indonesia menjadi satu aksi berbahasaPernyataan ini tidak sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Standarisasi logat tidak diperlukan dalam konteks ini karena akan menghilangkan kekayaan budaya dan keragaman yang ada. Indonesia justru menerima perbedaan logat sebagai bagian dari identitas yang beragam.Perbincangan yang menjadi cerminan multikultural tersebut bisa menjadi aset nasionalPernyataan ini benar, namun terlalu umum. Meski perbincangan yang beragam bisa menjadi aset nasional, jawaban ini tidak secara langsung menunjukkan aspeksaling memahamidan apresiasi yang terkait dengan Bhinneka Tunggal Ika.Lingkungan multikultural rentan praktik perundungan karena ada yang dianggap orang kampungPernyataan ini tidak sesuai dan bertentangan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Lingkungan multikultural seharusnya mendorong sikap saling menghargai dan mencegah adanya perundungan atau diskriminasi berdasarkan logat atau latar belakang daerah.Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (b) Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahami.Pilihan ini mencerminkan pemahaman bahwa logat khas daerah bukan sekadar perbedaan, tetapi bagian dari kekayaan budaya yang memungkinkan saling pengertian dan penghargaan. Dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika, keragaman logat menjadi jembatan untuk mempererat persatuan dan mencerminkan sikap saling menghormati di tengah perbedaan.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Pancasila di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →