Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Di era globalisasi, sistem pendidikan nasional menghadapi pengaruh kuat dari standar dan praktik internasional. Sikap yang paling tepat mencerminkan cinta tanah air di bidang pendidikan adalah …

A. Menerapkan praktik pendidikan global secara selektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
B. Memperluas penggunaan bahasa asing dalam pendidikan demi meningkatkan daya saing lulusan.
C. Menyesuaikan kebijakan pendidikan nasional dengan tren global untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
D. Mengembangkan pendidikan nasional yang berdaya saing global dengan tetap berlandaskan nilai kebangsaan. ✓ Benar
Jawaban benar: D

Pembahasan

Cinta tanah air di bidang pendidikan pada era globalisasi tidak berarti menutup diri dari pengaruh luar, melainkan menempatkan kemajuan global secara selaras dengan identitas dan nilai kebangsaan. Pendidikan nasional dituntut mampu bersaing secara internasional tanpa kehilangan jati diri bangsa sebagai fondasi pembentukan karakter. Opsi D paling tepat karena secara jelas menegaskan keseimbangan antara daya saing global dan penguatan nilai kebangsaan, yang merupakan inti sikap cinta tanah air dalam pendidikan. Opsi A tampak benar karena menekankan selektivitas dalam mengadopsi praktik global, tetapi tidak secara eksplisit menegaskan pentingnya nilai kebangsaan. Opsi B terlihat relevan karena mendorong daya saing, namun terlalu menitikberatkan pada aspek bahasa asing dan berpotensi mengabaikan identitas nasional. Opsi C bersifat logis karena mengikuti tren global dapat meningkatkan kualitas, tetapi orientasinya lebih pada penyesuaian kebijakan, bukan pada penguatan cinta tanah air. Opsi E tampak progresif, namun mengarahkan peserta didik mengikuti sistem internasional secara langsung berisiko menggeser peran pendidikan nasional. Dengan demikian, sikap yang paling tepat mencerminkan cinta tanah air di bidang pendidikan adalah opsi D. Jawaban: D.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →