Dalam sistem demokrasi Pancasila, rakyat tidak secara langsung membuat keputusan, tetapi menyerahkan wewenang tersebut kepada wakil-wakilnya di lembaga perwakilan. Namun, pelimpahan wewenang ini bukan berarti tanpa batas. Dalam konteks pengamalan sila ke-4 Pancasila, bagaimana seharusnya makna “memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil rakyat” dipahami?
Pembahasan
Sila ke-4 Pancasila berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Dalam konteks ini, memberikan kepercayaan kepada wakil rakyat bukan berarti menyerahkan kekuasaan sepenuhnya, melainkan mempercayakan mereka untuk mengambil keputusan yang mencerminkan aspirasi rakyat secara adil, bijaksana, dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Jawaban yang paling tepat adalah C, karena menekankan prinsip perwakilan dan kebijaksanaan yang sesuai dengan semangat sila ke-4. Opsi A keliru karena tidak ada kebebasan mutlak dalam sistem perwakilan demokratis. Opsi B terlalu sempit karena musyawarah bukan hanya urusan internal pejabat. Opsi D bertentangan dengan prinsip keadilan karena menyempitkan kepentingan pada kelompok tertentu. Sementara E tampak bagus, tetapi “praktis” bukanlah nilai utama dalam musyawarah; keadilan dan kebijaksanaanlah yang diutamakan. Jawaban: C
Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal NKRI di Nagih — gratis untuk paket dasar.
Latihan di Nagih →