Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Anda tergabung dalam sebuah kelompok proyek kampus lintas fakultas. Salah satu anggota tim memiliki kemampuan analisis dan presentasi yang sangat baik, namun gaya komunikasinya cenderung dominan, terlalu perfeksionis, dan sering mengkritik hasil kerja anggota lain secara berlebihan. Akibatnya, beberapa anggota merasa tidak nyaman, dan suasana kerja tim mulai terasa tegang. Anda menyadari bahwa jika situasi ini dibiarkan, keharmonisan dan efektivitas tim bisa terganggu, padahal proyek harus diselesaikan bersama. Sikap Anda? (JEJARING KERJA)

A. Membiarkan anggota tersebut tetap dominan karena kemampuannya memang paling tinggi dan hasil kerja tim akan terbantu olehnya
B. Menyampaikan keresahan tim kepada dosen pembimbing agar bisa memberi pengarahan langsung kepada anggota yang bersangkutan
C. Menjaga suasana kerja tetap kondusif dengan lebih sering menengahi saat terjadi kritik yang terlalu tajam dalam diskusi kelompok
D. Mengusulkan sesi refleksi tim agar semua anggota, termasuk yang dominan, bisa mendengar umpan balik dan memperbaiki dinamika kelompok

Pembahasan

SKOR JAWABAN: E adalah pilihan terbaik karena mengajak anggota yang dominan berdiskusi secara pribadi menunjukkan kedewasaan, keberanian, dan kepemimpinan dalam membangun jejaring kerja yang sehat. Anda menyampaikan umpan balik secara langsung dengan cara yang sopan dan konstruktif, sekaligus menjaga martabat rekan tersebut. Pendekatan ini mencerminkan nilai Harmonis dan Kolaboratif, karena Anda tidak membiarkan konflik membesar dan berupaya menjaga kenyamanan seluruh anggota tim. Selain itu, tindakan ini bisa membantu anggota tersebut menyadari dampak dari gaya komunikasinya, lalu bertransformasi menjadi kontributor yang lebih suportif. D juga baik karena mengusulkan sesi refleksi bisa membuka ruang bagi semua pihak untuk saling memberi dan menerima masukan. Namun, jika dilakukan tanpa pendekatan pribadi terlebih dahulu, bisa membuat anggota yang dominan merasa diserang di forum terbuka, sehingga mendapat skor 4. C cukup membantu menjaga dinamika tim dalam jangka pendek dengan cara menengahi ketegangan, namun bersifat reaktif dan tidak menyelesaikan akar masalah, sehingga mendapat skor 3. B terlalu cepat membawa masalah ke dosen pembimbing tanpa upaya penyelesaian internal terlebih dahulu menunjukkan kurangnya kemandirian dalam menyelesaikan dinamika kelompok, sehingga mendapat skor 2. A paling tidak tepat karena membiarkan sikap dominan tanpa intervensi dapat memperburuk suasana kerja, menurunkan motivasi anggota lain, dan membahayakan keberhasilan proyek, sehingga mendapat skor 1.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Pelayanan Publik di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →