Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Anda menjadi ketua panitia pembagian bantuan sosial di wilayah terdampak bencana yang terpencil. Saat pembagian dimulai, Anda melihat relawan dari berbagai kelompok aktif membantu, namun mereka tidak saling berkoordinasi dan kegiatan mereka tumpang tindih dengan tim dari pemerintah pusat. Warga menjadi bingung karena menerima informasi dan bantuan dari banyak arah. Apa langkah terbaik yang Anda ambil dalam kondisi ini? (PELAYANAN PUBLIK)

A. Mengumpulkan seluruh relawan dan menyepakati pembagian tugas harian agar tidak terjadi tumpang tindih saat pembagian bantuan.
B. Menyusun posko koordinasi yang melibatkan relawan dan pemerintah lalu mengatur sistem informasi pembagian bantuan bersama. ✓ Benar
C. Meminta tim dari pusat untuk menghentikan sementara bantuan agar fokus bisa dikembalikan ke panitia daerah.
D. Menunjuk satu relawan menjadi koordinator lapangan lalu meminta semua pihak mengikuti arahan dari pemerintah pusat.
Jawaban benar: B

Pembahasan

SKOR JAWABAN: Pilihan terbaik adalah B karena menyusun posko koordinasi yang melibatkan semua pihak mencerminkan prinsip kolaboratif dan pelayanan publik yang responsif, dengan membangun sistem informasi bersama agar distribusi tepat sasaran dan mengurangi kebingungan warga, sehingga mendapat skor 5. A juga baik karena menyepakati tugas harian dapat mengurangi tumpang tindih, namun belum mencakup seluruh aspek koordinasi sistemik, sehingga mendapat skor 4. E cukup baik karena adanya inisiatif jadwal, namun pendekatannya sepihak dan belum menyatukan relawan serta instansi lain, sehingga mendapat skor 3. D kurang tepat karena mengandalkan satu orang relawan untuk koordinasi dalam situasi kompleks berisiko menimbulkan resistensi, sehingga mendapat skor 2. C paling tidak tepat karena menghentikan bantuan justru memperlambat pelayanan warga terdampak dan tidak menyelesaikan masalah koordinasi, sehingga mendapat skor 1.

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Pelayanan Publik di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →