Nagih — Bank Soal Latihan Soal →

Indonesia telah secara resmi membubarkan ormas yang ditengarai merupakan ormas radikal, dimana ormas tersebut menganut paham khilafah dan memiliki cita-cita untuk meruntuhkan demokrasi dari Indonesia. Pemerintah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 yang mengubah UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Perppu ini dibuat setelah pemerintah mengumumkan upaya pembubaran ormas HTI yang dianggap anti-Pancasila dan berpaham radikalisme. Gerakan radikalisme merupakan salah satu ancaman serius terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Ancaman radikalisme ini bisa diminimalisir salah satunya dalam bidang pendidikan, yaitu dengan cara...

A. Penambahan jam pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah
B. Pendidikan Pancasila dijadikan tanggung jawab guru dan siswa
C. Pancasila dijadikan dasar dan sumber pembelajaran yang masuk dalam kurikulum
D. Perlunya perubahan gaya pembelajaran Pendidikan Pancasila agar disukai oleh siswa

Pembahasan

Ada dua tantangan Pancasila dalam kehidupan masyarakat ke depan, yaitu radikalisme agama dan radikalisme sekuler, keduanya adalah faham yang mengancam eksistensi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Radikalisme adalah ideologi atau pandangan yang cenderung memperjuangkan perubahan radikal dan mengabaikan cara-cara konvensional atau mainstream dalam mencapai tujuan tersebut. Sikap radikalisme ini bisa berdampak buruk pada persatuan dan kesatuan yang sudah ada. Bahkan radikalisme juga bisa menjadi teror atau kekerasan hingga ketakutan pada masyarakat. Seperti disebut sebelumnya paham radikalisme ini membuat seseorang melakukan keinginannya dengan segala macam cara termasuk kekerasan. Maka cara untuk meminimalisirnya adalah dengan menjadikan Pendidikan Pancasila sebagai sarana untuk membentuk wawasan kebangsaan dan menanamkan karakter siswa sebagai warga negara IndonesiaKUNCI JAWABAN: E

Sudah paham materinya? Uji kemampuan kamu dengan 500+ soal Verbal di Nagih — gratis untuk paket dasar.

Latihan di Nagih →